PELAKSANAAN JALUR PERKERETAAPIAN SECARA MANUAL

 PELAKSANAAN  JALUR PERKERETAAPIAN 

SECARA MANUAL





Materi : Proses pelaksanaan jalur perkeretaapian secara manual




Metode Pelaksanaan, diantaranya ;

  1. Rencanakan geometri lintasan berdasarkan kecepatan, ukuran kereta, lebar jalan, kelengkungan jalan dan perhatikan faktor keamanan, kenyamanan, serta keserasian dengan lingkungan sekitarnya.
  2. Hamparkan materi sub-balasan, yang berupa campuran kerikil atau pengumpulan agregat  pecah dan pasir. dengan ketebalan yang telah ditentukan, kemudian dipadatkan sampai mencapai 100% padat.
  3. Lapisan Balas, terdiri dari batu pecah dengan dimensi 25 - 60 milimeter dan memiliki kapasitas resistensi yang baik, sudut tajam dan memiliki kuat tekan rata-rata maksimum 1000 kilogram/centimeter dengan Specific gravity minimum 2,6. Serta, kandungan lumpur dan organik maksimum 0,5 persen.
  4. Atur bantalan diatas material balas. Bantalan berfungsi, untuk meneruskan beban kereta api dan berat konstruksi jalan rel ke material balas. 
  5. Pasang alat penambat yaitu, karet (Rubber) atau Poly Urethane (PU) diatas bantalan.
  6. Letakkan rel diatas karet atau rubber  bantalan, kemudian geser dan luruskan posisi rel sesuai benang setting out. serta, leveling kembali top rel terpasang dengan top rel rencana.
  7. Dilanjutkan dengan sisip material balas, yaitu pemicokkan dan pemadatan manual menggunakan HTT (Hand Tie Tamper). 

 

Jangan lupa like dan subscribe

Link; 

https://youtube.com/@az-ri8663

Terimakasi...

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »